ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama jajaran Korbrimob Polri bergerak cepat meninjau progres pembangunan jembatan darurat (Bailey) di Kecamatan Sawang, Rabu (11/02/2025). Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor.
Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, turun langsung mendampingi Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob Polri, Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, dalam kunjungan lapangan tersebut. Peninjauan dilakukan di tiga titik krusial, yakni Dusun Cot Calang Desa Riseh Tunong, Desa Lhok Gunci dan Desa Sawang.

Percepat Pemulihan Ekonomi dan Logistik
Pembangunan jembatan bailey ini menjadi prioritas utama untuk memastikan urat nadi perekonomian masyarakat kembali normal. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat:
Memulihkan Konektivitas: Menghubungkan kembali desa-desa yang sebelumnya terisolasi.
Mempermudah distribusi bahan pokok dan hasil tani Dan Memastikan jalur evakuasi dan layanan kesehatan tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tarmizi Panyang menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada institusi Polri atas respons cepat dan bantuan teknis yang diberikan.
“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas peran aktif Polri dalam membantu pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi ini. Sinergi ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Tarmizi.
Turut hadir dalam rombongan peninjauan
AKBP Dr. Ahzan, SH., S.I.K., M.S.M., M.H. Kapolres Lhokseunawe, Danki Brimob Jeuleukat Polda Aceh,Muspika Kecamatan Perwakilan unsur Forkopimda setempat Dan unsur terkait lainya.
Kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini memang memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh Utara.
Namun, dengan hadirnya bantuan teknis dari Korbrimob Polri dan koordinasi ketat di lapangan, diharapkan pembangunan jembatan darurat ini dapat rampung dalam waktu singkat sehingga aktivitas warga kembali pulih sepenuhnya.[]
Sumber :Diskominfosa Acèh Utara








