Lintas Media
[the_ad id="864"]
  • Login
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
Indeks
Lintas Media
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Lintas Media
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
Home News

Warga Aceh Mengantre Panjang, Krisis BBM Melumpuhkan Aktivitas Ekonomi

11 November 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
Warga Aceh Mengantre Panjang, Krisis BBM Melumpuhkan Aktivitas Ekonomi

*Latar foto dibuat oleh A.I.

Aceh Utara – Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) tengah melanda berbagai daerah di Provinsi Aceh dan menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Dalam sepekan terakhir, kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Bio Solar terjadi hampir di seluruh wilayah, memicu antrean panjang di SPBU dan lonjakan harga di tingkat pengecer.

BeritaTerkait

Sikapi Pemberitaan Dugaan Aliran Dana, Kejari Langsa Pastikan Bersih dan Profesional: Penasihat Hukum dan Keluarga Akui Tidak Ada Keterlibatan Jaksa

Sumbat 5 Tahun Selesai di Tangan Imum Jon, Petani Meurah Mulia Kini Bisa Senyum Sumringah

Saksi Ditahan Pelaku Bebas, Oknum Pengacara di Langsa Diduga Gelapkan Uang Damai Rp130 Juta

Krisis BBM jenis Pertalite dan Bio Solar dilaporkan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) penting di Aceh Utara, seperti SPBU Meunasah Ranto, SPBU Ibukota Lhoksukon, SPBU Teupin Punti, dan SPBU Geudong.

Kelangkaan tersebut menyebabkan antrean panjang di berbagai SPBU dan memaksa warga membeli BBM eceran dengan harga yang melonjak hingga Rp13.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi.

Menanggapi situasi itu, Ketua KNPI Pirak Timu Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Aris Munandar, mendesak Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi kekacauan distribusi BBM serta menindak dugaan praktik kecurangan atau “mafia BBM” yang merugikan masyarakat.

Tgk. Aris menilai kelangkaan ini tidak lagi sekadar persoalan teknis distribusi, melainkan telah menjadi persoalan keadilan sosial yang mendesak untuk segera diselesaikan.

“Kami meminta Pemerintah Daerah dan Pusat untuk segera turun tangan dalam mengatasi distribusi BBM. Yang paling penting, apabila ada kejanggalan atau kecurangan dalam pengelolaan BBM, maka kami desak aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan segera para mafia BBM yang bermain di tengah penderitaan masyarakat,” tegas Tgk. Aris Munandar dalam keterangannya, Sabtu (9/11).

Ia menambahkan, dampak paling berat dirasakan oleh nelayan yang sangat bergantung pada pasokan Bio Solar. Keterbatasan stok membuat ribuan nelayan tidak bisa melaut, mengancam mata pencaharian dan ketersediaan hasil laut di daerah.

Selain Aceh Utara, kelangkaan BBM juga dilaporkan terjadi di Aceh Timur, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, dan Kota Lhokseumawe. Di Aceh Utara, kekosongan stok terpantau di SPBU Meunasah Ranto Lhoksukon, SPBU Ibukota Lhoksukon, SPBU Teupin Punti, SPBU Batuphat, dan SPBU Geudong.

Krisis ini tidak hanya berdampak pada sektor perikanan. Sektor logistik juga ikut tertekan karena mobil barang antar provinsi mengalami kendala operasional dan peningkatan biaya distribusi. Kondisi ini dikhawatirkan akan berujung pada kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Masyarakat mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk memastikan ketersediaan stok cadangan (buffer stock) dan kelancaran distribusi. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum dinilai penting untuk mengawasi penyaluran BBM subsidi serta mencegah kebocoran dan penimbunan.

Publik juga meminta aparat terkait untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga menimbun atau mempermainkan stok demi keuntungan pribadi, karena tindakan tersebut telah menimbulkan keresahan dan kerugian luas bagi masyarakat.

ShareSendShareTweet

Related Posts

Sikapi Pemberitaan Dugaan Aliran Dana, Kejari Langsa Pastikan Bersih dan Profesional: Penasihat Hukum dan Keluarga Akui Tidak Ada Keterlibatan Jaksa

Sikapi Pemberitaan Dugaan Aliran Dana, Kejari Langsa Pastikan Bersih dan Profesional: Penasihat Hukum dan Keluarga Akui Tidak Ada Keterlibatan Jaksa

8 Juni 2026
Sumbat 5 Tahun Selesai di Tangan Imum Jon, Petani Meurah Mulia Kini Bisa Senyum Sumringah

Sumbat 5 Tahun Selesai di Tangan Imum Jon, Petani Meurah Mulia Kini Bisa Senyum Sumringah

7 Juni 2026
Saksi Ditahan Pelaku Bebas, Oknum Pengacara di Langsa Diduga Gelapkan Uang Damai Rp130 Juta

Saksi Ditahan Pelaku Bebas, Oknum Pengacara di Langsa Diduga Gelapkan Uang Damai Rp130 Juta

6 Juni 2026
Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

27 Mei 2026
Sambut Idul Adha, Imum Jon Anggota DPRA Fraksi PA Saweu Ulama Aceh Utara

Sambut Idul Adha, Imum Jon Anggota DPRA Fraksi PA Saweu Ulama Aceh Utara

26 Mei 2026
KPI UIN Suna Catat Prestasi, 13 Mahasiswa Raih Beasiswa Bank Indonesia

KPI UIN Suna Catat Prestasi, 13 Mahasiswa Raih Beasiswa Bank Indonesia

25 Mei 2026
Next Post
Pemekaran Kabupaten: Saatnya Aceh Utara Memandirikan Anak-Anaknya

Pemekaran Kabupaten: Saatnya Aceh Utara Memandirikan Anak-Anaknya

Komunitas Selendang Sutra Perth, Australia, Bantu Korban Banjir Aceh Utara dan Lhokseumawe

Komunitas Selendang Sutra Perth, Australia, Bantu Korban Banjir Aceh Utara dan Lhokseumawe

Lintas Media

© 2024 Lintasmedia.co - Informasi dalam genggaman.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025 Lintasmedia.co - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Javascript not detected. Javascript required for this site to function. Please enable it in your browser settings and refresh this page.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2025 Lintasmedia.co - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.