Lintas Media
[the_ad id="864"]
  • Login
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
Indeks
Lintas Media
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Lintas Media
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
Home News

Akademisi Bahas Pilkada oleh Legislatif: Efisiensi Anggaran atau Ancaman Demokrasi?

22 Desember 2024
Reading Time: 1 min read
A A
Akademisi Bahas Pilkada oleh Legislatif: Efisiensi Anggaran atau Ancaman Demokrasi?

Lhokseumawe – Tingginya biaya yang dihabiskan untuk perhelatan Pilkada menjadi salah satu alasan munculnya wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui legislatif. Topik ini menjadi sorotan utama dalam diskusi yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Malikussaleh, Jumat (20/12/2024).

BeritaTerkait

Dewan Kesenian Aceh Utara Beri Selamat Atas Pelantikan Sekda Baru, Harapkan Sinergi Kuat Jaga Eksistensi Seni Budaya

BDS Alliance Update: Penjualan Rumah Kecil Anjlok 45% & Utang RI Tembus Rp 9.920 Triliun

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen yang Meninggal di Bekasi ke Aceh

Dekan Fisipol, Teuku Zulkarnaen, SE. MM., PhD, dalam pembukaan diskusi, menyatakan bahwa evaluasi sistem Pilkada penting untuk menjawab tantangan demokrasi di masa depan. “Sistem Pilkada kita harus mempertimbangkan segala aspek, termasuk resiko konflik sosial, legitimasi politik, dan tentunya efisiensi anggaran,” ungkap Zulkarnaen.

Dipandu oleh Kamaruddin Hasan, beberapa peserta diskusi menyoroti bahwa pemilihan oleh legislatif berpotensi mengurangi biaya besar yang selama ini dikeluarkan untuk kampanye, logistik, dan pelaksanaan Pilkada langsung. “Anggaran yang besar ini seharusnya bisa dialihkan untuk pembangunan daerah,” kata salah satu peserta.

Namun, pandangan ini ditanggapi kritis oleh peserta lain. Mereka mengingatkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan esensi demokrasi. “Legislatif tidak mewakili rakyat secara langsung. Jika Pilkada dilakukan oleh mereka, partisipasi rakyat akan tergerus, dan ini berbahaya bagi demokrasi,” ujar Dr. Alfian.

Peserta lain juga menyoroti bahwa jalur independen bagi calon kepala daerah akan sulit terwujud jika Pilkada dilakukan oleh legislatif. “Bagaimana calon independen bisa diusung, sementara anggota legislatif adalah representasi partai politik? Ini jelas akan membatasi ruang demokrasi,” tambah Alfian.

Di sisi lain, ada peserta yang mengusulkan kompromi dengan tetap melibatkan rakyat, tetapi dengan mekanisme yang lebih efisien. Salah satu usulan adalah penggunaan teknologi digital untuk mengurangi biaya Pilkada.

Diskusi yang berlangsung selama beberapa jam ini menghasilkan berbagai gagasan menarik. Di akhir diskusi, Teuku Zulkarnaen menegaskan bahwa setiap model Pilkada harus dirancang dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat luas. “Efisiensi anggaran memang penting, tetapi jangan sampai merusak semangat demokrasi kita,” tutupnya.

ShareSendShareTweet

Related Posts

Dewan Kesenian Aceh Utara Beri Selamat Atas Pelantikan Sekda Baru, Harapkan Sinergi Kuat Jaga Eksistensi Seni Budaya

Dewan Kesenian Aceh Utara Beri Selamat Atas Pelantikan Sekda Baru, Harapkan Sinergi Kuat Jaga Eksistensi Seni Budaya

18 Mei 2026
BDS Alliance Update: Penjualan Rumah Kecil Anjlok 45% & Utang RI Tembus Rp 9.920 Triliun

BDS Alliance Update: Penjualan Rumah Kecil Anjlok 45% & Utang RI Tembus Rp 9.920 Triliun

10 Mei 2026
Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen yang Meninggal di Bekasi ke Aceh

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen yang Meninggal di Bekasi ke Aceh

3 Mei 2026
Saidul Qausar dan Mud Maina Dinobatkan sebagai Agam Inong Aceh Utara 2026

Saidul Qausar dan Mud Maina Dinobatkan sebagai Agam Inong Aceh Utara 2026

2 Mei 2026
Aksi Nyata Imum Jon: Kirim Sembako hingga Alat Ibadah untuk Korban Kebakaran di Syamtalira Bayu

Aksi Nyata Imum Jon: Kirim Sembako hingga Alat Ibadah untuk Korban Kebakaran di Syamtalira Bayu

2 Mei 2026
Tgk Habibi An Nawawi Buka Safari Dakwah di Lhokseumawe, Ma’had An Nahla Jadi Titik Awal

Tgk Habibi An Nawawi Buka Safari Dakwah di Lhokseumawe, Ma’had An Nahla Jadi Titik Awal

12 April 2026
Next Post
MPU Aceh Imbau Perayaan Tahun Baru Fokus pada Kegiatan Religius

MPU Aceh Imbau Perayaan Tahun Baru Fokus pada Kegiatan Religius

Badan Gizi Nasional Peringatkan Penipuan Berkedok Petugas Resmi

Badan Gizi Nasional Peringatkan Penipuan Berkedok Petugas Resmi

Lintas Media

© 2024 Lintasmedia.co - Informasi dalam genggaman.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025 Lintasmedia.co - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Javascript not detected. Javascript required for this site to function. Please enable it in your browser settings and refresh this page.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2025 Lintasmedia.co - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.