Aceh Utara – Situasi pasca-banjir di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, diwarnai dengan insiden pemadaman listrik yang memicu kemarahan dan kekecewaan warga terhadap perhatian pemerintah.
Kronologi Singkat
Pemulihan Listrik Sementara: Listrik yang dilaporkan telah padam berhari-hari pasca-banjir, tiba-tiba dinyalakan kembali menjelang kedatangan rombongan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifli Hasan, pada Sabtu (13/12/2025).
Padam Seketika: Tak lama setelah Menko Zulkifli Hasan dan rombongan meninggalkan lokasi, aliran listrik di Kuala Cangkoi dilaporkan kembali terhenti.
Kekecewaan Warga
Warga Kuala Cangkoi merasa sangat kecewa dan bahkan “dipermainkan” dengan kondisi ini. Mereka menuding penyalaan listrik hanya bersifat “showcase” atau “kosmetik” yang sengaja dilakukan untuk menyambut pejabat tinggi negara, bukan sebagai upaya pemulihan permanen.
“Lampu hidup hanya saat rombongan menteri datang. Setelah mereka pulang, malamnya listrik mati lagi. Kami merasa seperti hanya dipertontonkan dan dipermainkan,” ungkap seorang warga.
Perberat Penderitaan
Pemadaman listrik yang kembali terjadi ini semakin memperberat upaya warga untuk bangkit dari dampak bencana banjir. Ketiadaan listrik menghambat pemulihan, menyulitkan aktivitas di malam hari, serta memutus akses komunikasi dan informasi yang penting.
Warga berharap agar Pemerintah dan PLN memberikan perhatian yang permanen dan bertanggung jawab, alih-alih hanya perhatian sesaat.
Hingga berita ini dilaporkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN mengenai alasan kembali padamnya aliran listrik di Gampong Kuala Cangkoi tersebut.[R]








